OSI Layer dan TCP/IP

Februari 21, 2009

OSI LAYER

(Open Systems Interconnection)

1.1 OSI Layer.

Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi. Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.

1.2 Cara Kerja OSI Layer

Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya. Dari masing-masing layer mempunyai tugas tersendiri demi kelancaran data yang akan dikirimkan. Berikut adalah deskripsi singkat beberapa tugas dari masing-masing layer dari layer application sampai physical.

1.2 Macam-Macam OSI Layer.

a) Physical Layer.

Ini adalah layer yang paling sederhana yang berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.

Fungsi physical layer antara lain :

Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

b) Data-link layer

Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

Fungsi data-link layer antara lain:

Untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

c) Network Layer

Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware.

Fungsi network layer antara lain:

Untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

d) Transport Layer

Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.

Fungsi transport layer antara lain:

Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

e) Session Layer

Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.

Fungsi session layer antara lain:

Untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Dan juga mengendalikan dialog antar aplikasi.

f) Presentation Layer

Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.

Fungsi presentation layer antara lain:

Untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).

g) Aplication Layer

Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.

Fungsi application layer antara lain:

Sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

TCP/IP

(Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

2.1 TCP/IP

TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Keunggulan TCP/IP adalah sebagai berikut:

1. Open Protocol Standard, yaitu tersedia secara bebas dan dikembangkan independen terhadap komputer hardware ataupun sistem operasi apapun. Karena didukung secara meluas, TCP/IP sangat ideal untuk menyatukan bermacam hardware dan software, walaupun tidak berkomunikasi lewat internet.

2. Independen dari physical network hardware. Ini menyebabkan TCP/IP dapat mengintegrasikan bermacam network, baik melalui ethernet, token ring, dial-up, X.25/AX.25 dan media transmisi fisik lainnya.

3. Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain di seluruh network, bahkan Internet sekalipun.

4. High level protocol standar, yang dapat melayani user secara luas.

2.2 Cara Kerja TCP/IP

  • Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan perantara untukmemindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman dan langsung.
  • Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara aman di tempat tujuan.
  • Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga computer penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman. IP menambahkan label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.
  • Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem yang ada.
  • Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang rusak.
  • Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
  • Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti jaringan global raksasa yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika diminta. Komputer, gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini bekerja.

2.3 Macam-Macam Layer pada TCP/IP

Karena tidak ada perjanjian umum tentang bagaimana melukiskan TCP/IP dengan model layer, biasanya TCP/IP didefinisikan dalam 3-5 level fungsi dalam arsitektur protokol. Berikut merupakan bagan dari 5 layer dalam TCP/IP.

a) Physical Layer

Physical layer mendefinisikan karakteristik yang dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.

b) Network Access Layer

Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Dalam literatur yang digunakan dalam tulisan ini, Network Access Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protokol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protokol-level yang lebih tinggi.

Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram.

c) Internet Layer

Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan mengabaikan tujuan terakhirnya.

d) Transport Layer

Dua protokol utama pada layer ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.

e) Application Layer

Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :

-TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.

-FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.

-SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.

-DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.

-RIP, Routing Information Protocol, protokol routing.

-OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.

-NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.

-HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.

Padanan OSI dan TCP/IP

3.1 Bagan dan Padanan OSI dan TCP/IP

Persamaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :

1) Keduanya memiliki layer (lapisan).

2) Sama – sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.

3) Memiliki transport dan network layer yang sama.

4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching.

5) Dua-duanya punya transport dan network layer yang bisa diperbandingkan.

6) Dua-duanya menggunakan teknologi packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).

Perbedaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :

1) TCP/IP menggabungkan presentation dan session layers kedalam application layers.

2) TCP/IP menggabungkan OSI-data link dan physical layers kedalam network access layer.

3) TCP/IP Protocol adalah standar dalam pengembangan internet.

Vic Zhou Yu Min Song Lyrics

September 10, 2008

This lyric all of Wo Bu Shi F4 album (I’m Not F4).

1). Vic Zhou – Ai Shang Zhe Shi Jie

zao chen de yang guang zong tai yao yan
ji xu duo bi shi jian
wan cheng wei wan cheng de meng
hui guo tou shi ni chen shui de lian
jian chi shou zai shen bian

ren zhen xiang zen mo guo mei yi tian
zong yao ji shi chu xian
rang ni gan dong dao liu lei
qing zhun bei gai bian le wo yi hou
ni mei ji hui hou hui

* tou guo le ni de shuang yan Woh Ho
ai shang le zhe ge shi jie Woh Ho
yi xia wu de ka fei
wo gan jue hen yong yuan
cong ci shi mian

tou guo le ni de shuang yan Woh Ho
kan dong le zhe ge shi jie Woh Ho
hua mian sui bu wan mei
ni de xiao dou gai bian
fan xia yi ye
xiang guo qu shuo zai jian /

hen jiu le you mi lu de gan jue
zhao sheng huo de zhong dian
xiang zai deng ni de chu xian
guan shang chuang
fang man zheng ge fang jian
pin chang xing fu zi wei

(Repeat *)

(Repeat *)

2). Vic Zhou – Ai Ni Hen Ni

shuang shou hai zai chan dou
yan lei dou yi bu gou
shuo zai jian que hai bu she de zou
liang ge gu dan zhen tou
ni yong wei xiao dai guo
huan gei ni xiang yao de zi you

na xie tian yan mi yu
hai zai er bian ting liu
you yi tian shuo bu hao
zai yong bao

* dao di ai ni hai shi hen ni
wo ai ni hai shi hen ni
zhi neng wu neng wei li de jie shou
kan zhe ni cong pang
bian chuang kou jing guo /

ai ni hai shi hen ni
dao di ai ni hai shi hen ni
bie zai hu xiang de zhe mo
wo xiang hai shi bao chi chen mo

(Repeat All)

wu fa zai ru shui
yi tian you yi tian
wo xiang qi ni de lian
wo bu xiang nian
cong bu xiang nian
zhi you gao su zi
ji ba ni chen dian

(Repeat *)

ai ni hai shi hen ni
wo ai ni hai shi hen ni
mei you yong qi zai hui tou
zhe ci wo xiang wo you cuo guo

wo ai ni hai shi hen ni
wo ai ni hai shi hen ni
wo ai ni hai shi hen ni
wo ai ni

3). Vic Zhou – Lan Jing

quan shi jie tu ran jian an jing
sui shi guang liu dong de sheng yin
hai you wo yi ke zhen xin
zhong yu xiang xin
si nian hui rang ren zhi xi

* ru guo zhe yang zhui luo dao di
neng bu neng hui dao na guo qu
zui shen de ai zai na li
lan se de you yu
bao wei wo hao gu ji

zai ai li ni shi zi you de yu
pei ni zhao xing fu de
wo hai na mo hai zi qi
yin wei ai ni wang ji le zi ji
dang ai li qu
cai fa xian wu fa hu xi /

** ge qian zai xia tian de ai qing
wo shi hui bu qu de lan jing
hai lang jian jian tui qu
ai bu fang qi
wo hai yin yue kan dao ni
na shan shuo de yan jing

wo lai kan xia tian de ai qing
zheng ge hai an xian shi qu ni
na yang guang hai you hui yi
que mei wang ji
wo he ni hai yi qi
wang hai li
kuang ben er qu /

(Repeat *, **)

xin sui de jing tou zai na li
wo hui bu dao guo qu
mei you li qi
rang ai hui lai wo zhe li

(Repeat **)

4). Vic Zhou – Ma Sai Ke

cai liao jie jiu bu tai wan mei
xiang shen mo dou cai dui
tai jue dui bu bai jiu shi hei
dou wang le le qu jiu shi ai mei

yong yuan dai zhe du shu
bu gou de yan jing
yi qie dou you yun xuan de mei li

* ma sai ke wan mei de huan yu
jie bu kai suo ma de le qu
kan bu jian xiang shen mo de xin
jiu rang guo cheng High
qu zhui xun mi
di jie ju cai you jing xi /

kan yan jing jiu shan shuo bu ding
tai qing xi rong yi ni
ying peng ying fei yao ge shu ying
xian kai le mi di mei you yi yi

ou er bao chi xin
tiao cuo luan de shen ying
tong kong huan shang mo hu de ju li

(Repeat *, *)

chen shan de niu kou
ba mi mi feng suo
bie yi xia quan kan tou
qi fu de xiong kou
zai xiang xie shen mo
bie wen wo

(Repeat *, *)

5). Vic Zhou – Missing You

shen ye de yi fen zhong
man zhang de xiang yi shi ji
you qi dai wo diao jin
xiang nian ni de xian jing li
kun zhu de jiu hui yi
xiang chong bo de lao dian ying
na shi hou de ni
hai shi ai zhe wo de ni

he ni hai shi peng you
hai neng yu ni tan tan xin
que you xie bu ke yi
bian cheng wo men de mo qi
yong zui yuan de kao jin
mu song ni zhuan huan de xin qing
yun dan feng qing
guo qu de yi jie ju

* ni zong shuo
zhe yang de guan xi na li you
bu hui zai fen shou
bu bi zai zhui jiu shei dui cuo
dui wo xiang ni de ren
bu hui zai you
wo que zhi neng cong
ni chen shui de xiao rong
zai xia mian xun mi
ou er hai ai wo /

** I’ll be missing you I miss you
xiang nian mou ge ni
duo cang zai ni xin zhong //

*** I’ll be missing you I miss you
xiang nian na shi de
wo ceng bei shen ai guo
I’ll be missing you Missing you
zai mei yi ge ye ///

(Repeat *, **)

I’ll be missing you I miss you
xiang nian na shi de
wo ceng bei shen ai guo
I’ll be missing you Missing you
wo zhong yu liao jie

mei you wei shen mo
ye bie zai xiang ru guo
ru guo ni ai wo
ni hui xiang na shi hou
hao bu you yu de yong bao wo
er bu shi xiang xian
zai zhi qing qing
ba jian bang yi kao zhe wo

(Repeat **, ***)

photoshop

Agustus 23, 2008




Hello world!

Agustus 23, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!